Tutorial Photoshop - Paint Bucket & Gradient Tool (Hari Ke-10)

Berikut ini penjelasan mengenai penggunaan Paint Bucket dan Gradient Tool pada Photoshop.

Kembali lagi di tutorial lanjutan Adobe Photoshop hari ke 10. Ini adalah rangkaian dari 21 hari belajar Adobe Photoshop. Silahkan cek tutorial-tutorial sebelumnya.


Pada pertemuan ke-10 ini, kita akan membahas tentang Paint Bucket dan Gradient Tool. Tentunya ini penting untuk dipelajari, karena pewarnaan adalah salah satu hal utama dalam seni grafis.

Tak usah berlama-lama, yuk kita mulai materi kita.

Menggunakan Paint Bucket Tool untuk mewarnai

Paint bucket tool adalah metode pewarnaan yang berfungsi mewarnai setiap pixel yang anda klik. Dikarenakan Photoshop adalah aplikasi yang berbasis bitmap, maka pixel-pixel yang ada akan berbeda-beda jika didekatkan meskipun dari jauh terlihat 1 warna.


Lihat contoh berikut, ketika mewarnai sebuah foto. Kita coba warnai wajah pada foto tersebut. maka hasilnya akan seperti ini.


Hasil akhir menjadi seperti itu karena warna pada pixel di foto tersebut berbeda-beda. Sedangkan peraturan awal tadi, bahwa paint bucket tool mewarnai pixel-pixel yang berkaitan dan memiliki nilai warna yang sama.


Namun untuk menyiasati hal tersebut, ada pengaturan pada Paint Bucket Tool yang bisa sedikit menangani masalah itu, yaitu Tolerance. Naikkan angka pada kolom Tolerance, dan lihat hasilnya kembali.





Bisa kita lihat bahwa area yang diwarnai oleh Paint Bucket Tool lebih melebar dari sebelumnya. Ini akibat nilai tolerance yang telah kita ubah.

Paint Bucket Tool juga dipakai untuk mewarnai Layer secara langsung. Tambahkan layer baru.


Anda tinggal klik pada area lembar kerja, maka layer kosong (layer baru) tersebut akan berwarna sesuai warna yang kita pilih. 


Bisa juga bila anda ingin membuat sebuah bentuk menggunakan lasso atau marquee tool. 


Lalu klik menggunakan Paint Bucket Tool. 


Untuk hal ini, anda bisa menambahkan layer baru untuk area berwarna biru tersebut. Karena jika tidak, warna biru berbentuk ellipse tersebut menyatu dengan warna merah dalam sebuah layer. 



Gradient Tool

Gradient atau gradasi adalah susunan atau tingkatan dalam perubahan. Bila membicarakan gradasi pada grafis, maka Gradasi berarti perubahan tingkatan warna yang saling bertemu antara dua atau lebih warna. Misalkan gradasi warna Biru dan putih, hijau dan kuning, merah dan hitam. 


Untuk dapat mewarnai seperti gambar tersebut, gunakan Gradient Tool. Gradient Tool terdapat pada toolbox, posisinya dibawah Paint Bucket Tool.



Lihat pada menu bar, akan terlihat pemilihan warna dan model cepat.



Jika warna dan modelnya tidak terdapat pada pilihan preset tersebut, klik pada kolom warna tersebut, maka akan muncul Gradient Editor.


Disitu anda bisa mengubah warna sesuai selera dengan cara klik pada slider masing-masing pada kiri dan kanan pengaturan warna tersebut.

Sedangkan cara pewarnaan Gradient tool agak berbeda dengan Paint Bucket Tool. Jika Paint Bucket Tool hanya tinggal pilih warna lalu klik area, maka Gradient Tool harus mencocokkan dulu beberapa warna yang ingin disesuaikan gradasinya.


Setelah Gradient tool terpilih, dan warna sudah disesuaikan, lakukan drag pada lembar kerja seperti pada gambar di atas. Sehingga akan menghasilkan objek yang berwarna gradient seperti ini.



Untuk mengubah arah gradasi, anda cukup mengarahkan kemana pun anda suka.



Dalam pewarnaan gradient juga terdapat beberapa model. Yang barusan kita praktekkan adalah Linear Gradient. Lihat pada menu bar, ada beberapa pilihan model Gradient.


Beberapa contoh model gradient tersebut, ditunjukkan pada gambar berikut.


Nah, sampai di sini penjelasan mengenai Paint Bucket dan Gradient Tool sudah selesai. Untuk pertanyaan, silahkan tinggalkan pada komentar.

Sekian dulu tutorial Adobe Photoshop hair ke-10 yang membahas tentang Paint Bucket dan Gradient Tool. Semoga bermanfaat dan menginspirasi anda untuk terus belajar. Sampai jumpa. 

Subscribe for latest Article and Tutorial


0 komentar:

Post a Comment