Tutorial Photoshop - Teori Warna Dasar (Hari Ke-11)

Teori warna dasar akan kita pelajari pada postingan kali ini.


Tutorial kali ini adalah membahas tentang teori warna dasar atau dalam bahasa inggris biasa disebut Basic Color Theory. Penting bagi kita untuk mengetahui hal ini agar mampu menciptakan campuran warna yang menarik sebagai warna pilihan kita sendiri. Saya bahas tentang ini di tutorial photoshop hari ke-11, sebenarnya ini juga wajib diketahui oleh desainer yang bukan hanya pengguna Photoshop.



Sebelumnya kita pahami dulu apa itu warna?

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih) - Wikipedia  dikutip dari perkataan Newton.
Bingung pengertiannya? Memang sulit untuk mendefinisikannya. Menurut saya warna adalah salah satu sifat pada benda yang tertangkap oleh mata. Itu menurut saya ya hehe. Karena kita tahu bahwa warna masuk kedalam kata sifat juga.

Kita tahu juga bahwa warna bisa dibedakan kedalam beberapa kelompok berdasarkan hal-hal tertentu. Misalnya, pengelompokkan warna yang paling mendasar ada 3 yaitu Warna Primer, Sekunder, dan Tersier.

Namun berdasarkan teori lain, seperti Teori Brewster, ada 4, ditambah satu lagi warna netral. Teori ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1831. Kelompok warna ini sering disusun dalam lingkaran warna brewster. Lingkaran warna brewster mampu menjelaskan teori kontras warna (komplementer), split komplementer, triad, dan tetrad. (definisi Warna)

Untuk pembahasan mengenai pengertian lainnya, akan kita bahas sambil praktik, mari kita lanjutkan. Praktik ini tak hanya bagi anda pengguna Photoshop, tapi bagi semua pengolah software yang berurusan dengan warna.

Ok kita mulai saja pembahasannya.

Color Mixing (Pencampuran Warna)


Color mixing atau pencampuran warna adalah bagian dari awal pelajaran basic color theory (Teori warna dasar. Kita ketahui bersama bahwa warna dibagi ke dalam 3 kelompok besar. Yaitu Warna Primer, Sekunder dan Tersier. Bagaimana warna-warna itu muncul? Perhatikan gambar berikut ini.

Banyaknya warna yang beragam adalah hasil dari pencampuran warna utama. Warna utama yang dimaksud adalah warna Primer.

Warna Primer

Warna Primer adalah warna dasar yang tidak dibentuk oleh campuran warna lain, namun hebatnya mereka dapat membentuk warna lainnya. Kita semua tahu bahwa warna primer Merah, Biru, dan Kuning.



Dari ketiga warna ini, akan menghasilkan 3 warna lagi bila masing-masing dicampurkan.

Warna Sekunder


Warna sekunder adalah hasil pencampuran warna dari masing-masing warna Primer, namun pencampurannya 1 banding 1 ya. Misalkan Merah dengan Kuning, Kuning dengan Biru, atau biru dengan merah. Gambaran hasil campurannya seperti berikut ini.



Ketiga warna baru yang muncul adalah :
1. Orange / Jingga adalah pencampuran warna merah dan kuning
2. Ungu adalah pencampuran warna Biru dan merah
3. Hijau dalah pencampuran warna kuning dan biru

Warna Tersier


Yang ketiga adalah warna tersier, warna tersier adalah hasil pencampuran salah satu warna primer dengan warna sekunder yang baru saja dihasilkan dari pencampuran warna primer 1:1.



Pencampuran tersebut menghasilkan warna berikut:
1. Merah orange
2. Merah ungu
3. Biru ungu
4. biru hijau
5. Kuning hijau
6. Kuning orange



Mari kita simpulkan ketiga hal yang baru saja kita bahas, 

warna primer adalah warna yang berdiri sendiri, bukan hasil pencampuran warna. Namun warna primer bisa membentuk warna lain bila masing-masing dicampurkan 1 banding 1. Warna primer  membentuk warna sekunder, dan terakhir akan muncul warna Tersier yang mana adalah hasil pencampuran salah satu warna primer dengan warna sekunder.

Setelah memahami pengelompokan warna dasar, selanjutnya kita akan masuk ke pembahasan model-model warna lainnya. Mari kita simak bersama.

Hue

Hue adalah nama-nama warna, misalnya Merah, kuning, hijau, biru, orange dan lainnya. 


Saturation

Saturation adalah intensitas warna atau kemurnian warna dari hue. 



High saturation mengartikan bahwa warna terlihat cerah sedangkan Desaturation berarti warna semakin suram. 

Value

Value adalah nilai dari tingkat sebuah kecerahan atau kegelapan dari sebuah warna. 


Shade

Shade adalah hasil pencampuran salah satu warna dengan warna hitam. 


Tint
Tint adalah hasil pencampuran salah satu warna dengan warna putih.


Tone

Sedangkan Tone adalah hasil pencampuran salah satu warna dengan warna abu-abu.


Terakhir, warna dibedakan menjadi 2 berdasarkan temperaturnya. 

Temperature


Warna merah, kuning dan hijau adalah warna yang termasuk ke dalam temperatur panas, sedangkan ungu dan biru dan hijau tua adalah warna yang dingin. 

Itulah sekilas penjelasan tentang teori warna dasar beserta contohnya. Tadi telah kita bahas Pengertian warna, teknik pencampuran warna, warna dasar, teori brewster, value, tone, tint, shade, hingga temperature warna. Semoga bermanfaat dan menginspirasi anda untuk terus belajar.


Subscribe for latest Article and Tutorial


0 komentar:

Post a Comment